Senin, 04 April 2011

Etika Profesi Pedagang Tempe Mendoan

Tempe merupakan panganan favorit masyarakat indonesia. Salah satu panganan yang merupakan olahan dari tempa adalah “Mendoan. Tempe Mendoan adalah sejenis masakan tempe yang terbuat dari tempe yang tipis, dan digoreng dengan campuran bumbu yang telah dicampur dengan tepung. Secara umum, tempe yang digunakan untuk membuat tempe mendoan adalah jenis tempe bungkus yang lebar dan tipis. Akan tetapi tempe mendoan juga dapat dibuat dari tempe biasa yang diiris tipis-tipis namun lebar.

Biasanya  kita sering menjumpai pedagang tempe mendoan disekitar lingkungan rumah kita, baik pedagang tempe mendoan yang berkeliling ataupun pedagang yang tetap. Tidak hanya tempe yang dijual pedagang tersebut, tetapi ada juga jenis gorengan yang lain seperti pangan tahu goreng ataupun combo. Tetapi yang lebih banyak diminati adalah tempe mendoan tersebut, sehingga  lebih dikenal dengan sebutan “Penjual Tempe Mendoan”.

Adapun beberapa etika terkait dalam profesi pedagang/penjual tempe mendoan ini sendiri. Beberapa etika ini merupakan kode etik yang diterapkan oleh penjual dalam menjual dagangannya :

  1. Pemilihan daerah atau tempat berdagang yang bersih agar menarik minat pembeli.
  2.  Hendaklah pedagang meminta izin kepada pengurus daerah setempat untuk area berdagang.
  3. Pedagang haruslah bersikap ramah kepada para pembeli.
  4. Meberikan kualitas rasa yang baik (tidak mengurangi atau menambahkan secara berlebihan bahan – bahan dalam pembuat panganan tersebut)
  5. Selalu menggunakan bahan – bahan makanan yang baru dalam membuat panganan yang akan didagangkan.
  6. Serta menggunakan alat – alat yang bersih dalam mengolah panganan tersebut. 

 Download File

Tidak ada komentar:

Posting Komentar